benarkah ku sebegitunya?

kujejaki tanah ini sepanjang hari
ku tahu kadang becek, gersang bahkan berdebu menyesakkan
aku selalu disitu…
tetap disitu..
menjejakinya sejauh waktuku…

aku tidak pernah melayang
aku tau setiap tetanggaku juga tetap disitu
mengarungi hidupnya tanpa kesah
mensyukuri keringatnya dengan senyum cerah

aku tau mereka juga tidak pernah melayang
mereka disana dengan tenang
selalu tenang…
bahkan disaat nasinya adalah pakan ternakku

aku tau aku tidak akan bisa terbang
lalu buat apa merasa hidup bersama awan?
merasa…
menghirupi oksigen kualitas terbaik
mengakrabi bintang dan mencandakan merpati

seharusnya..
kuingat kakiku lebih dari apa yang diotakku
karena kakiku selalu ada disitu
tidak akan pernah kemana-mana
tetap menjejak…
menapak pada tanah yang sama
dengan yang lainnya

*) puisi ditulis tanggal 27 agustus 2008

Advertisements
This entry was posted in syair. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s